Cogito Er Sum
Aku Berfikir Maka Aku Ada
Versi Lim Fujimoto ( Sutanto)
NIM 201471120
Darah .......tidak dapat dilihat dapat dirasakan
saraf ..........tidak dapat dilihat tetapi sangat berpengaruh
otak .......tidak dapat dilihat tetapi paling berpengaruh
tulisan......., Adakah huruf yang kita baca ini nyata adanya?
Ia nyata karena kita
memiliki mata untuk membacanya
, atau karena terdapat cukup cahaya
sehingga huruf-huruf itu menampakkan adanya bagi kita
, atau huruf-huruf
itu ada karena dirinya sendiri?
Bagaimana dengan planet, atom, negara,
dan juga Tuhan?
Jika segala sesuatu dpat diragukan secara radikal (dari kata radic,
berarti akar),
terdapat satu hal yang harus diyakini keberadaannya
,
yaitu, “keberadaan bahwa aku yang meragukan segala sesuatu ini ada!”
Jadi, orang bisa menyangkal segala sesuatu, tapi tidak bisa menyangkal
dirinya sendiri.
Aku Berfikir Maka Aku Ada
Dunia ini Ada namun apa yang ada adalah barang fana
rumah , kaca, ranting,pepohonan, dapat dengan mudahnya dilahap api
manusia pun tak akan kekal
saat mati semua partikel partikel dalam diri manusia akan terlepas
hingga menyisakan debu dan kembali ke tanah
apa yang ada didunia apakah diakui keberadaanya?
Apakah Tuhan Itu Ada?
apakah kita dapat melihat Tuhan?
kemana manusia setelah Mati?
Oh aku ada Karena buah pemikiran ini
Jika Aku Berpikir....., maka aku ada
jika aku tak berpikir...... maka aku tak ada
jika Ayah Dan ibuku tidak beradu nafsu ......, maka aku tidak akan eksis di dunia ini
jika....jika...jika.... dan masih banyak pertanyaan yang ada
mengisi dan memenuhi pikiran dan jiwaku
yang penuh dengan pemikiran dan pemikiran
jika subjek yang berpikir/meragukan adalah
pasti
, lalu kenapa kegiatan berpikir atau meragukan tidak pasti?
Jika
aku pasti adanya
, kenapa apa yang kulakukan tidak sama pastinya?
Lalu
bagaimana dengan hasil kegiatan berpikir atau meragukan itu
, selain
kesimpulan-kesimpulan yang lebih meragukan lagi?
Aku Ada Karena Aku Berpikir
Aku Berfikir maka aku ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar